Radar Seluma.Bacakoran.co

Kesultanan Aceh Darussalam, Benteng Islam dari Ujung Barat Nusantara

Kesultanan Aceh Darussalam --

koranradarseluma.net - ujung barat Nusantara, berdiri sebuah kerajaan maritim yang pernah disegani dunia yaitu Kesultanan Aceh Darussalam. Didirikan pada awal abad ke-16, tepatnya tahun 1514 oleh Sultan Ali Mughayat Syah, Aceh bukan sekadar simbol kekuasaan lokal, tapi juga mercusuar peradaban Islam yang memancarkan pengaruhnya hingga ke Timur Tengah dan Eropa.

Kesultanan Aceh mencapai puncak kejayaannya di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda (1607–1636). Di masa ini, Aceh tampil sebagai kekuatan utama di Selat Malaka, menguasai perdagangan rempah dan menjadi pesaing serius Portugis di Malaka.

Aceh menjalin hubungan diplomatik dengan Turki Utsmani, Belanda, bahkan Inggris. Dukungan militer dan teknologi dari Kesultanan Utsmaniyah memperkuat posisi Aceh sebagai benteng Islam melawan kolonialisme Eropa.

Aceh bukan hanya kuat secara militer dan ekonomi, tetapi juga menjadi pusat intelektual Islam. Ulama-ulama besar seperti Syamsuddin as-Sumatrani dan Nuruddin ar-Raniri lahir dan berkembang di lingkungan istana.

BACA JUGA:Kesultanan Demak : Titik Awal Kekuasaan Islam di Tanah Jawa

BACA JUGA:Cara Ampuh Mengobati Sakit Gigi

Kitab-kitab tasawuf, fiqih, dan filsafat Islam diajarkan dan ditulis di Aceh, menjadikan kerajaan ini sebagai “Serambi Mekkah” yang sesungguhnya.

Setelah kejayaan, datanglah tantangan besar: kolonialisme Belanda. Perang Aceh yang dimulai pada 1873 menjadi salah satu perang kolonial paling berdarah dan panjang dalam sejarah Hindia Belanda.

Perlawanan rakyat Aceh berlangsung hingga lebih dari 30 tahun, dipimpin oleh tokoh-tokoh seperti Cut Nyak Dhien, Teuku Umar, dan Hasan Tiro di era yang lebih modern. Semangat jihad dan nasionalisme menjadikan Aceh simbol perlawanan tak tergoyahkan.

Hari ini, warisan Kesultanan Aceh masih terasa: dari Masjid Raya Baiturrahman yang megah, sistem hukum Islam yang kuat, hingga identitas budaya yang sangat kental. Aceh telah menjadi inspirasi perlawanan, dakwah, dan kemandirian.

BACA JUGA:Islam di Nusantara, Dari Samudra Pasai ke Jejak Perlawanan

BACA JUGA:Mughal Empire, Ketika Islam Membentuk Wajah India

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan