Radar Seluma.Bacakoran.co

Beras SPHP Palsu Beredar di Seluma, Diduga dari Pasar Panorama

Kepala DKP Seluma, Amri-Andry dinata-Koranradarseluma.net

Koranradarseluma.net – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seluma memastikan akan mengusut tuntas dugaan peredaran beras kampilan berlabel SPHP palsu yang meresahkan warga. Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Kabupaten Seluma dihebohkan dengan temuan beras SPHP yang diduga palsu dan tetap beredar di pasaran, padahal penyaluran resmi dari Bulog disebut sudah dihentikan sejak beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan penjelasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog, tidak ada penyaluran beras SPHP dalam beberapa bulan terakhir, baik di Kabupaten Seluma maupun di wilayah lain se-Indonesia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Seluma, Amri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bergerak cepat. Pada Senin (16/6), ia bersama tim melakukan penelusuran ke masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Talo dan sekitarnya. “Kami sudah mengantongi sejumlah informasi. Rencananya, besok kami akan menelusuri langsung ke Pasar Panorama, karena ada dugaan kuat beras SPHP palsu tersebut berasal dari sana,” ujarnya.

Amri menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan secara menyeluruh asal-usul dan jumlah beras SPHP palsu yang beredar. Namun, ia membenarkan bahwa di lapangan ditemukan pedagang yang menggunakan karung SPHP sebagai kemasan beras yang dijual.

“Kita tidak bisa serta-merta menyimpulkan. Kita telusuri dulu jalurnya. Yang jelas, penjualan beras SPHP secara resmi hanya dilakukan oleh mitra Bulog. Jika dari hasil penelusuran ditemukan indikasi pelanggaran, tentu akan kami tindaklanjuti sampai ke Bulog dan Bapanas,” tegasnya.

Langkah ini diambil untuk mencegah potensi penipuan terhadap masyarakat, serta menjaga kredibilitas program pangan pemerintah, khususnya terkait beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang selama ini menjadi andalan dalam menjaga harga di pasaran.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan