Harga Jengkol dan Pinang Anjlok, Petani Pusing
Jengkol,-RadarSeluma.bacakoran.co--
koranradarseluma.net,- Harga komoditas pertanian seperti jengkol dan pinang mengalami penurunan drastis, menyebabkan keresahan di kalangan petani. Fluktuasi harga yang tajam ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lemahnya permintaan pasar dan kendala dalam ekspor. Disampaikan Petani Jengkol Yahimin dikonfirmasi kemarin (6/2) mengatakan dengan harga produksi pertanian turun para petani alami krisis. Saat ini, harga per satu kilogramnya Rp 3000 sedangkan harga standar sebelumnya Rp 8000. Sama juga dengan harga pinang sekarang perkilogran nya Rp 4000 dengan kondisi harga terdampak di pertumbuhan ekonomi masyarakat.
BACA JUGA:Saingi ChatGPT dan Open AI, DeepSekk Buatan China Terbilang Canggih
BACA JUGA:Harga Cabe Merah di Pasar Capai Rp 65.000/kg, Pedagang Mengeluh
"Harga pinang kering sebelum lebih tinggi sekarang harga anjlok drastis. Penurunan ini terjadi akibat berkurangnya permintaan dari pasar luar negeri serta hambatan dalam distribusi. Masyarakat khususnya para petani mengharapka agar harga produksi pertanian bisa lebih stabil dan bisa membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan harga saat kondisi semakin krisis sehingga para petani jengkol dan piang termasuk sawit dan karet mengalami kerugian karena harga jual beli di pasaran yang tidak stabil sehingga para petani mengeluh dengan kondisi penjualan hasil pertanian yang sangat murah,;;ujar Yahimin.
Harga hasil pertanian seperti jengkol, dan pinang petani yang turun, membuat khawatir. Harga komoditas lainnya, ditakutkant akan mengalami nasib serupa. Para petani berharap pemerintah pusat dapat segera turun tangan untuk memberikan solusi guna mengatasi anjloknya harga hasil pertanian.
''Krisis harga pertanian masih menjadi tantangan besar, dan intervensi lebih lanjut diperlukan agar petani tidak semakin terpuruk."terang Yahimin pada saat ini kondisi semakin sulit akibat harga penjualan petani mengalami penurunan apalagi di desa hampir rata-rata masyarakat kehidupan di hasil pertanian seperti buah-buahan sayuran, cabe, jengkol, pinang sawit dan karet ini sebagai penghasilan pertanian setia harinya.(apr)
BACA JUGA:Nilai Tukar Rupiah ke Dolar Amerika Serikat, Kembali Melemah
BACA JUGA:Harga Emas, Kembali Cetak Rekor Tertinggi
