koranradarseluma.net - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan tren kenaikan pada perdagangan hari ini. Kenaikan ini sejalan dengan pergerakan harga emas global yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan geopolitik.
Emas Antam dengan kadar 99,99% mengalami peningkatan harga sebesar Rp10.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian pasar.
Faktor eksternal seperti pelemahan nilai tukar dolar AS dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral turut mendorong harga emas global naik. Hal ini memberikan dampak positif terhadap harga emas di dalam negeri, termasuk produk Antam.
Kenaikan harga emas juga berdampak pada pergerakan saham ANTM di Bursa Efek Indonesia. Saham emiten pertambangan ini menunjukkan penguatan seiring dengan sentimen positif dari kenaikan harga komoditas emas.
BACA JUGA:Harga Ayam, Kembali di Harga Rp27 ribu/Kg
Investor memandang saham ANTM sebagai salah satu pilihan menarik di sektor pertambangan, terutama dengan prospek harga emas yang terus meningkat. Hal ini terlihat dari volume perdagangan saham ANTM yang mengalami peningkatan signifikan.
Selain itu, kinerja keuangan Antam yang solid dan diversifikasi produk logam mulia menjadi faktor pendukung bagi investor untuk tetap optimis terhadap saham ini. Perusahaan juga terus berupaya meningkatkan produksi dan efisiensi operasionalnya.
Dengan kondisi pasar yang dinamis, para analis merekomendasikan untuk tetap memantau perkembangan harga emas global dan kebijakan ekonomi makro yang dapat mempengaruhi pergerakan saham ANTM ke depannya.
Secara keseluruhan, tren kenaikan harga emas Antam memberikan sinyal positif bagi investor dan pelaku pasar yang mencari aset aman di tengah volatilitas pasar keuangan.
BACA JUGA:Harga Sapi Kurban di Seluma Stabil Jelang Idul Adha 2025, Jenis Bali Paling Dicari