Mandiri Bintan Gelar Marathon Untuk Keberlanjutan Lingkungan
Melalui fitur Livin’ Planet pada aplikasi Livin’ by Mandiri--
Koranradarseluma.Net, Bintan - Langkah para pelari mungkin telah berhenti di garis akhir Mandiri Bintan Marathon tahun lalu. Namun bagi lingkungan, perjalanan tersebut justru baru dimulai. Melalui inisiatif keberlanjutan yang dihadirkan pada penyelenggaraan 2025, para pelari tidak hanya berpartisipasi dalam ajang olahraga, tetapi juga turut ambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan.
BACA JUGA: Sekolah di Pedalaman Seluma Keluhkan Jaringan Internet, Bupati Janji Tambah Bandwidth
BACA JUGA:Hari Ini Harga Emas Antam Ambruk, Turun 20.000/gram
Melalui fitur Livin’ Planet pada aplikasi Livin’ by Mandiri, peserta secara sukarela menyalurkan donasi sebagai bentuk kompensasi atas jejak karbon yang dihasilkan dari perjalanan dan partisipasi mereka dalam ajang yang berlangsung pada November 2025 di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Inisiatif ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif bahwa setiap aktivitas memiliki dampak lingkungan yang dapat dikelola secara bertanggung jawab.
Komitmen tersebut kini berlanjut melalui aksi nyata di lapangan. Sebagai tindak lanjut dari donasi yang terkumpul, dilakukan penanaman bibit bakau di kawasan muara sungai Kecamatan Teluk Sebong, Lagoi, wilayah Pelabuhan Bandar Bentan Telani Ferry Terminal, Bintan Resorts yang memiliki peran strategis sebagai ekosistem penyangga pesisir sekaligus area dengan potensi rehabilitasi lingkungan yang signifikan.
Melibatkan komunitas lari lokal, penyelenggara event, pengelola kawasan, perwakilan Bank Mandiri, serta PT Jejak Enviro Teknologi, inisiatif ini mencerminkan kekuatan kolaborasi dalam mendorong implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Sebanyak 143 bibit mangrove jenis Rhizophora apiculata dan Rhizophora stylosa, hasil budi daya masyarakat lokal, ditanam dan akan dipantau secara berkala selama tiga tahun untuk memastikan tingkat keberhasilan serta pertumbuhannya.
Abdul Wahab, Chief Operating Officer Bintan Resorts, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem event olahraga yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tidak hanya berdampak pada pencapaian peserta maupun kesuksesan acara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi berkelanjutan,” ujarnya.
Pemilihan kawasan mangrove sebagai lokasi implementasi didasarkan pada perannya yang krusial sebagai pelindung alami garis pantai dari abrasi sekaligus penyerap karbon yang efektif. Keterlibatan komunitas lari dalam kegiatan ini semakin memperkuat makna kolaborasi, menjadikan pengalaman berlari tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga pada kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.
