Jelang Pengumuman MSCI, Dana Asing Kabur Rp 931 Miliar
Nilai Tukar rupiah terhadap Dolar AS Melemah--
Koranradarseluma.net, Jakarta - Pelemahanan IHSG terjadi menjelang pengumuman hasil rebalancing saham Indonesia dari MSCI (Morgan Stanley Capital International). Investor asing tercatat menarik sejumlah dana dari pasar modal Indonesia kala Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi hari ini, Selasa (12/5).
Berdasarkan data perdagangan RTI Business, aksi jual bersih atau net foreign sell tercatat sebanyak Rp 931,89 miliar. Angka tersebut kian membengkak jika dilihat secara akumulasi sepanjang tahun 2026, yakni menjadi sebesar Rp 38,36 triliun.
BACA JUGA:Rupiah Capai 17.500/Dollar AS, Purbaya Rapat Dadakan, Segera Bantu BI
BACA JUGA: Kontingen BS Dilepas ke MTQ Provinsi di Seluma
Sementara IHSG hari ini ditutup melemah 0,68% ke level 6.858,89. Indeks saham Garuda sempat menguat bahkan 1% ke level 6.977,28 sebelum jatuh melemah hingga penutupan perdagangan.
Sepanjang perdagangan hari ini, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) menjadi saham yang paling besar dilepas asing, yakni sebanyak Rp 217,8 miliar. Kemudian di posisi kedua, net foreign sell tercatat pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp 181,7 miliar.
Selanjutnya saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan aksi jual bersih asing sebesar Rp 174,1 miliar. Kemudian saham milik konglomerasi Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan net foreign sell sebesar Rp 140,1 miliar.
Sebagai informasi, MSCI akan mengumumkan hasil rebalancing untuk saham Indonesia pada 12 Mei 2026 waktu Amerika Serikat (AS). Dalam pengumuman ini, MSCI tidak akan menambah konstituen saham asal Indonesia ke dalam indeksnya.
