Radar Seluma.Bacakoran.co

Sepanjang 3M26, Kinerja Ekspor Batu Bara Alami Penurunan

Batu bara--

 

Koranradarseluma.net, Jakarta - Total volume ekspor batu bara Indonesia sepanjang 3M26 turun sebesar -8,0% year-on-year (yoy), menjadi 131,8 juta ton (vs. 123,7 juta ton pada 3M25).

Selain itu, nilai ekspor batu bara sepanjang 3M26 juga terkontraksi akibat koreksi harga dan penurunan volume ekspor, yaitu sebesar -11,6% yoy dengan nilai sebesar USD6,8 miliar (vs. USD7,7 miliar pada tahun 3M25). Sebagai tambahan, negara tujuan ekspor batu bara Indonesia sepanjang 3M26 masih didominasi oleh Tiongkok, dengan pangsa ekspor sebesar 37,5% dari total ekspor batu bara Indonesia (vs. 39,1% sepanjang 3M25).

 

BACA JUGA: DPRD Seluma Soroti Infrastruktur, Pupuk Subsidi hingga Pemerataan Guru dan Dokter

BACA JUGA:Ditreskrimsus Polda Bengkulu Ungkap Penimbunan BBM Subsidi, 4.059 Liter Bio Solar Diamankan

Sepanjang 3M26, volume ekspor batu bara Indonesia ke Tiongkok turun sebesar -10,6% yoy menjadi 42,6 juta ton (vs.47,7 juta ton sepanjang 3M25).

Sementara itu, total volume impor batu bara Tiongkok masih tumbuh sebesar 1,2%  yoy sepanjang 3M26 menjadi 116,3 juta ton, dari 114,9 juta ton sepanjang 3M25. Meskipun terjadi penurunan volume, berdasarkan data Februari 2026, Indonesia tetap mempertahankan posisinya sebagai pemasok utama batu bara impor Tiongkok dengan pangsa 35,1%.

 

Momentum kenaikan harga batu bara akibat konflik di Timur Tengah belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh Indonesia.

Hal ini terjadi karena proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 masih berlangsung, sementara banyak perusahaan menerima rekomendasi pemotongan produksi dalam jumlah yang cukup besar.

 

BACA JUGA:KPPN Sambangi Bupati, Pemda BS Juara Umum Treasury Awards KPPN Manna Tahun 2025

BACA JUGA:Saham Bank Raksasa Anjlok, IHSG Lengser ke Level 6.800

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan