Thomas dan Uber Indonesia Melempem, PBSI Lakukan Pembenahan
Taufik Hidayat--
Koranradarseluma.net, JAKARTA - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) membuka kemungkinan untuk melakukan perombakan terhadap pelatih usai gagal meraih dari terget pada ajang Thomas Cup 2026 di Denmark 2026 lalu.
BACA JUGA: Kakanwil Bapas Bengkulu Kunjungi BS, Periksa Lapas
BACA JUGA:Setelah Kajati, Kapolda dan Wakapolda Bengkulu berganti
Pernyataan tersebut diambil Wakil Ketua Umum (Waketum) PBSI, Taufik Hidayat agar adanya penyegaran dalam sudunan pelatih serta membuat sistem promosi dan degradasi jntuk para atlet di Pelatnas.
"Sangat mungkin (adanya perombakan pelatih). Kenapa tidak. Kalau kamu kasih kesempatan, tetapi tidak ada perform, kenapa tidak," jelas Taufik di Jakarta.
Meski begitu, PBSI tidak dapat memastikan bahwa sistem degradasi dan promosi terhadap atlet pada waktu terdekat. Hal ini membuat adanya perbedaan dengan sebelum-sebelumnya yang biasanya pemanggilan dan pemulangan atlet dilakukan di akhir tahun.
Selain itu, langkah ini diambil untuk melakukan evaluasi bagi atlet terkait beberapa laga kebelakang yang tidak memenuhi target federasi.
"Kami disini mencari solusi yang terbaik. Bahwa olahraga inibtidaj hisa ditunggu lagi, tiap hari latihan, tiap minggu, tiap bulan ada pertandingan. Jadi tidak bisa. Kita cari formyla yang terbaiknya bagaimana," papar dia.
