Radar Seluma.Bacakoran.co

Inspektorat Seluma Audit BUMDes Talang Prapat, Soroti Transparansi dan Temuan Pengadaan Sapi

Inspektorat audit Bumdes Talang Parafat Seluma--

 

Koranradarseluma.net, TALANG PRAPAT, Seluma - Inspektorat Kabupaten Seluma melakukan audit investigasi terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Talang Prapat, Kecamatan Seluma Barat pada Senin, 20 April 2026. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan persoalan dalam pengelolaan anggaran dan kegiatan usaha BUMDes.

 

BACA JUGA: Jelang MTQ, Pemkab Seluma Tertibkan Warem di Air Latak

BACA JUGA: TKA dan ANBK SD di Seluma Mulai Digelar, Sistem Gabungan Diterapkan

Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Seluma, Dr Marah Halim, SP MP MSi MAk CGCAE QRMP CGRE melalui Pejabat Inspektur Pembantu (Irban) V Inspektorat Kabupaten Seluma, Djoko Volleyantoro, ST mengatakan, audit dilakukan setelah adanya gelar ekspose bersama Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Seluma. Dalam pemeriksaan tersebut, Inspektorat menurunkan sembilan personel yang terdiri dari tujuh auditor dan dua pengendali teknis.

 

"Hari ini kami melakukan audit investigasi terhadap kegiatan fisik dan pengelolaan anggaran BUMDes di Desa Talang Prapat. Ini merupakan tindak lanjut dari pelimpahan hasil ekspose bersama Polres Seluma," sampai Djoko.

 

Tim auditor setibanya di lokasi langsung melakukan pengecekan terhadap sejumlah objek. Diantaranya bangunan lapangan voli yang dibangun pada tahun 2024 serta kondisi kantor BUMDes beserta administrasinya. Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian antara perencanaan, realisasi fisik dan penggunaan anggaran.

 

Audit ini mendapat perhatian dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Talang Prapat. Anggota BPD, Hansopian menyebut bahwa pihaknya sejak lama telah mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana BUMDes.

 

Menurutnya, setiap tahun BUMDes menerima penyertaan modal dari dana desa dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Namun, informasi terkait pemanfaatan anggaran tersebut dinilai belum terbuka kepada masyarakat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan