Radar Seluma.Bacakoran.co

Pelajar 11 Tahun Meninggal Dunia, Tenggelam di Sungai Andalas PTPN VII, Padang Pelawi Seluma

Bocah meninggal dunia-Tri Suparman-Koranradarseluma.net

Koranradarseluma.net - Musibah tenggelam kembali terjadi di wilayah Kabupaten Seluma. Seorang pelajar berusia 11 tahun Muhammad Bagas Hadi Putra (11) warga Dusun IV Desa Niur, Kecamatan Sukaraja meninggal dunia. Setelah tenggelam di aliran Sungai Andalas, kawasan PTPN VII Desa Padang Pelawi pada Senin, 2 Maret 2026.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.40 WIB. Korban diketahui merupakan siswa sekolah dasar yang saat kejadian tengah bermain bersama tiga rekannya. Yakni Hugo Zaidan (11), Ahmad Fariq Azzam (10) dan Dirli Abiyyu Pratama (11).

 

Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan, SIK MIK melalui Kapolsek Sukaraja, Iptu Wulan Rachmawati, STR K membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, insiden bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu korban bersama dua temannya berangkat dari rumah Hugo di Desa Niur menuju rumah Dirli di Desa Padang Pelawi dengan menggunakan sepeda motor dan berboncengan tiga. Setibanya di rumah Dirli, mereka kemudian berboncengan dua-dua menggunakan dua sepeda motor menuju kawasan PTPN VII Padang Pelawi.

 

"Iya, korban saat itu mandi di sungai Andalas bersama tiga orang temannya," sampai Kapolsek.

 

Keempat anak tersebut sempat bermain sepeda motor di lapangan bola dan area sekitar perkebunan. Setelah itu, mereka menuju Sungai Andalas yang berada di bawah jembatan PTPN VII, sekitar 500 meter dari Kantor Induk PTPN VII Desa Padang Pelawi. Di lokasi itulah korban bersama teman-temannya mandi dan bermain air. Namun, saat berada di sungai, korban diduga berenang ke bagian yang lebih dalam.

 

"Teman-temannya sudah sempat mengingatkan korban agar tidak mandi di bagian sungai yang dalam. Namun korban tetap berenang ke arah yang lebih dalam hingga akhirnya tenggelam," ujar Kapolsek.

 

Melihat korban tenggelam, ketiga rekannya berusaha memberikan pertolongan dengan mengulurkan ranting kayu. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena posisi korban sudah terlalu jauh. Salah satu saksi kemudian bergegas menuju Kantor Induk PTPN VII untuk meminta bantuan kepada warga dan petugas keamanan (satpam). Mendapat laporan tersebut, warga bersama satpam langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan