Radar Seluma.Bacakoran.co

Setahun Pimpin Seluma, Teddy–Gustianto Amankan Rp356 Miliar Dana Non-APBD

Teddy Gustianto--Koranradarseluma.net

Koranradarseluma.net – Satu tahun kepemimpinan Teddy Rahman dan Gustianto menunjukkan hasil konkret dalam penguatan fiskal daerah. Pemerintah Kabupaten Seluma berhasil mengamankan lebih dari Rp356 miliar dana non-APBD yang bersumber dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Bengkulu, hingga dukungan sektor swasta.

Capaian tersebut menjadi bagian dari strategi percepatan pembangunan yang ditempuh selama satu tahun terakhir. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemkab Seluma memilih langkah agresif dengan memperkuat koordinasi lintas kementerian, menyusun proposal program prioritas, serta membangun komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi dan mitra strategis.

Berdasarkan data resmi Pemkab Seluma, dana ratusan miliar rupiah itu diperoleh melalui perjuangan 12 organisasi perangkat daerah (OPD) yang aktif mengajukan usulan program, melakukan sinkronisasi perencanaan, serta menindaklanjuti berbagai peluang pendanaan di tingkat pusat dan provinsi.

Bupati Teddy Rahman menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, selama 10 bulan ini Pemkab Seluma mendapatkan bantuan dana dari APBN dan APBD Provinsi Bengkulu sebesar Rp356 miliar lebih,” ungkapnya, Selasa (9/12/2025).

Menurutnya, optimalisasi peluang pendanaan eksternal menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.

Selama setahun memimpin, Teddy–Gustianto menekankan pentingnya perencanaan berbasis kebutuhan dan sinkronisasi dengan program nasional maupun provinsi. Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan daya saing proposal daerah sehingga mampu menarik alokasi anggaran lebih besar.

Capaian Rp356 miliar tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di Kabupaten Seluma, sekaligus membuktikan bahwa kepemimpinan yang proaktif dapat membuka ruang fiskal lebih luas bagi kemajuan daerah.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan