Radar Seluma.Bacakoran.co

Rapat Evaluasi Pengelolaan Irigasi Bendung Seluma, Wabub Tegaskan Prioritas untuk Petani

Rapat -Tri Suparman-Koranradarseluma.net

Koranradarseluma.net - Wakil Bupati Seluma, Drs H Gustianto!memimpin langsung Rapat Koordinasi Evaluasi dan Tindak Lanjut Pengelolaan Saluran Irigasi Bendung Seluma yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati. Rapat ini digelar sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap dinamika pemanfaatan Bendung Seluma yang kini tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengairan, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat sebagai lokasi wisata pemandian.

 

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Provinsi Bengkulu beserta jajaran, Kapolres Seluma, Dandim 0425 Seluma dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma. Serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Diantaranya Dinas PUPR, BPBD, Satpol PP dan Camat Seluma Kota.

 

Dalam rapat, dibahas evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik dan tata kelola Bendung Seluma yang baru rampung dibangun. Secara teknis, bendung tersebut diperuntukkan sebagai sarana utama pengairan lahan pertanian, khususnya sawah milik masyarakat di wilayah sekitar. Namun dalam beberapa waktu terakhir, kawasan ini ramai dikunjungi warga yang memanfaatkannya sebagai tempat rekreasi air.

 

Wakil Bupati menegaskan bahwa fungsi utama bendung sebagai infrastruktur pendukung ketahanan pangan harus menjadi prioritas utama. Dirinya mengingatkan agar aktivitas wisata tidak sampai mengganggu sistem pengairan maupun merusak fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran negara.

 

"Bendung Seluma ini fungsi utamanya adalah untuk pengairan pertanian. Jangan sampai karena dimanfaatkan sebagai tempat wisata pemandian, fungsi irigasinya justru terganggu. Kita harus mengutamakan kepentingan petani," tegasnya.

 

Selain itu, peningkatan dan pengaturan debit air untuk kebutuhan pengairan sawah juga menjadi fokus pembahasan. Pemerintah daerah bersama pihak balai wilayah sungai akan melakukan pengawasan teknis secara berkala guna memastikan distribusi air berjalan optimal, terutama saat memasuki musim tanam.

 

Aspek ketertiban dan keselamatan masyarakat turut menjadi perhatian serius. Keberadaan pedagang kaki lima dan pengelolaan parkir. Serta aktivitas pengunjung di area bendung dinilai perlu ditata secara terstruktur agar tidak menimbulkan kesemrawutan maupun potensi kecelakaan.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan