Radar Seluma.Bacakoran.co

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan, Polres Seluma Intensifkan Patroli Gabungan

Razia gabungan--

 

Koranradarseluma.net - Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M. Polres Seluma menggelar giat patroli gabungan intensif pada Rabu, 25 Februari 2026 malam. Kegiatan ini melibatkan personel TNI, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergi dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat Kabupaten Seluma.

 

BACA JUGA:Dana Desa Turun, Muncul Wacana Kades di Seluma Mengundurkan Diri

BACA JUGA:Edar Ganja, Humas PT SIL yang Juga Anak Mantan Kades Lunjuk, Diciduk Polres Seluma

Kapolres Seluma, Bonar Ricardo P Pakpahan, SIK MIK menjelaskan bahwa, patroli tersebut merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang biasanya meningkat selama Ramadan. Terutama pada malam hingga menjelang dini hari.

 

"Pada bulan Ramadan, aktivitas masyarakat cenderung meningkat pada malam hari, baik setelah Salat Tarawih, menjelang sahur, maupun usai Salat Subuh. Karena itu, kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif," kata Kapolres.

 

Dirinya juga menuturkan, patroli difokuskan pada sejumlah titik rawan. Khususnya ruas jalan yang kerap dijadikan arena balap liar oleh kalangan remaja. Selain itu, petugas juga menyisir kawasan keramaian dan lokasi nongkrong. Serta area yang berpotensi terjadi tawuran maupun gangguan ketertiban umum lainnya.

 

Menurutnya, balap liar bukan hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pelaku dan pengguna jalan lainnya. Risiko kecelakaan yang ditimbulkan dapat berakibat fatal. Sementara itu, aksi tawuran dinilai meresahkan masyarakat serta berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum.

 

"Balap liar dan tawuran merupakan pelanggaran hukum. Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk gangguan kamtibmas. Apabila ditemukan, akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan