Empat Anak Jadi Korban, DP3APPKB Seluma Lakukan Pendampingan
Sumiati-Eldo Fernando-Koranradarseluma.net
Koranradarseluma.net – Memasuki bulan pertama tahun 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Seluma mencatat telah menangani sejumlah kasus kekerasan melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Sepanjang Januari 2026, tercatat lima kasus kekerasan yang mendapatkan pendampingan. Dari jumlah tersebut, empat kasus melibatkan anak sebagai korban, sementara satu kasus lainnya merupakan kekerasan terhadap perempuan. Kasus kekerasan terhadap anak didominasi oleh dugaan pelecehan seksual.
Kepala DP3APPKB Kabupaten Seluma, Sumiati, SE, MM, melalui Kepala UPTD PPA Rudi Syawaludin, mengungkapkan bahwa penanganan kasus sejak awal tahun ini menunjukkan perhatian serius terhadap perlindungan kelompok rentan.
“Sejak awal tahun 2026, UPTD PPA sudah melakukan pendampingan terhadap empat kasus anak dan satu kasus kekerasan terhadap perempuan. Untuk kasus anak, sebagian besar berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual,” ujar Rudi, Kamis (29/1).
Rudi menjelaskan, setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti dengan pendampingan menyeluruh terhadap korban. Pendampingan tersebut mencakup aspek psikologis, sosial, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait sesuai kebutuhan penanganan kasus.
Selain fokus pada pendampingan korban, DP3APPKB Seluma juga terus mengintensifkan upaya pencegahan dengan mendorong peran aktif masyarakat dalam melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Identitas pelapor dan korban akan kami lindungi,” tegasnya.
DP3APPKB Seluma berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dapat memperkuat sistem perlindungan, sehingga angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Seluma dapat ditekan sejak dini
