Pasca Kebakaran Ruko di Pasar Tais, Warga Gotong Royong Bersihkan Puing Meski Diguyur Hujan
Pasca kebakaran-Tri Suparman-Koranradarseluma.net
Koranradarseluma.net - Pasca insiden kebakaran yang menghanguskan bedengan ruko yang dihuni tiga Kepala Keluarga (KK) di RT 2 RW 1 Kelurahan Pasar Tais, Kecamatan Seluma Kota Kabupaten Seluma pada Kamis, 1 Januari 2026 sore, warga setempat mulai bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Kegiatan tersebut dilakukan selepas salat Jumat.
Meski diguyur hujan sejak pagi hari, antusiasme warga untuk membantu para korban tidak surut. Dengan peralatan seadanya, warga bahu-membahu membersihkan sisa material bangunan yang hangus terbakar. Seperti kayu, seng dan puing lainnya. Gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial terhadap warga yang tertimpa musibah.
Lurah Pasar Tais, Saryo mengatakan bahwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materil yang cukup besar. Berdasarkan hasil pendataan sementara yang dilakukan pihak kelurahan, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 1 miliar.
"Kerugian terbesar dialami salah satu korban bernama Nofri Efendi yang berprofesi sebagai pedagang grosir manisan. Seluruh stok barang dagangan dan bangunan ruko habis terbakar," sampai Saryo.
Selain Nofri Efendi (36), dua korban lainnya yakni Hendrizal (47) dan ayahnya Thalib (74) yang berprofesi sebagai tukang jahit pakaian, juga mengalami kerugian signifikan. Mesin jahit, bahan kain, serta perlengkapan usaha yang menjadi sumber mata pencaharian mereka tidak dapat diselamatkan dari amukan api.
Tak hanya itu, sejumlah surat-surat berharga milik korban turut hangus terbakar, di antaranya satu lembar BPKB mobil, satu lembar BPKB sepeda motor, serta satu lembar sertifikat tanah. Kehilangan dokumen penting tersebut semakin menambah beban para korban pascakebakaran.
"Kalau dari keterangan pihak korban, total kerugian materil ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Selain bangunan dan barang dagangan, surat-surat berharga seperti BPKB mobil, BPKB motor dan sertifikat tanah juga ikut terbakar," terang Saryo.
