1 Tahun Prabowo-Gibran: Pemerataan Ekonomi Dimulai dari Desa
1 Tahun Prabowo-Gibran: Pemerataan Ekonomi Dimulai dari Desa--
Koranradarseluma.net – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto mengatakan pemerintahan telah berhasil meletakkan fondasi kuat dalam membangun Indonesia dari desa, sebagai poros utama pemerataan ekonomi nasional pada tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Sejak dilantik pada 21 Oktober 2024, kami tahu betul bahwa bapak presiden sangat konsen terhadap pembangunan desa. Itu dibuktikan melalui Asta Cita keenam, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” ujar Yandri Susanto kepada Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (16/10/2025).
Ia menjelaskan selama satu tahun terakhir, Kemendes PDTT telah menetapkan “12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia” yang menjadi arah strategis pembangunan desa. Salah satu yang menunjukkan hasil nyata, adalah penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kini banyak BUMDes yang tumbuh signifikan dan bahkan menembus pasar ekspor.
BACA JUGA:Dapat Restu Bahlil, Sachrudin Siap Pimpin Lagi Golkar Kota Tangerang
“Ada BUMDes yang penghasilannya sudah mencapai Rp 17 miliar hingga Rp 28 miliar per tahun. Mereka bahkan sudah berani ikut pameran Trade Expo Indonesia yang dihadiri 130 negara,” ujarnya.
Beberapa desa disebut telah mengekspor produk unggulan, seperti kendang jembe dari Desa Ngoran, Kabupaten Blitar, yang berhasil mengolah kulit sapi menjadi produk bernilai ekspor dengan omzet hingga Rp 18 miliar per tahun. Produk ekspor lainnya berasal dari sektor kopi, nanas, ikan kokimas, gula kelapa, hingga kemiri.
“Ini bukti nyata desa-desa sudah berdaya dan memiliki jaringan global. Ribuan calon desa ekspor juga sedang kami siapkan bersama Kementerian Perdagangan melalui jejaring ITPC dan sistem perdagangan internasional,” ungkapnya.
Selain pengembangan desa ekspor, Kementerian Desa juga mendorong lahirnya ribuan desa wisata yang menjadi bagian dari strategi Asta Cita keenam untuk memperkuat ekonomi masyarakat di akar rumput.
“Intinya, pemerataan ekonomi sekaligus pemerataan pengurangan kemiskinan dimulai dari desa. Desa harus menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia,” pungkas politisi PAN ini.
BACA JUGA:Dikritik Misbakhun, Purbaya: Saya Hanya Pastikan Anggaran Terserap
