Radar Seluma.Bacakoran.co

251 Pecatur Muda dari 10 Negara Ikuti BPK Penabur Chess Competition

251 Pecatur Muda dari 10 Negara--

koranradarseluma.net – Sebanyak 251 pecatur muda dari 10 negara beradu strategi dalam turnamen BPK Penabur Asian Zone 3.3 Schools Chess Competition 2025 di Penabur Intercultural School, Kelapa Gading, Jakarta, yang dibuka pada Kamis (28/8/2025).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengapresiasi ajang ini karena menggabungkan edukasi dan olahraga catur. Ia mendorong sekolah lain di Indonesia menggelar kegiatan serupa demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.

"Ini memengaruhi ternyata, bagaimana para siswa-siswi di sini lebih mandiri, lebih berani. Dan yang paling penting adalah menciptakan nalar untuk berpikir critical thinking-nya. Dan ini sejalan dengan apa yang ingin dicapai oleh bapak presiden, bagaimana kita membangun generasi muda menuju Indonesia Emas 2045," kata Dito seusai acara.

Turnamen internasional ini dibuka meriah dengan hiburan tradisional dan penampilan lagu siswa-siswi Penabur. Para peserta akan bertanding selama tiga hari sekaligus menjalin persahabatan dengan peserta dari negara lain. Selama kompetisi, mereka menginap di eL Hotel Jakarta, Kelapa Gading.

Dari total peserta, 42 di antaranya pecatur internasional dari Rusia, Hong Kong, Jepang, Myanmar, Filipina, Singapura, Vietnam, Mongolia, dan Malaysia, sementara 209 lainnya berasal dari Indonesia. Ajang ini mempertandingkan enam kelompok umur: U-7, U-9, U-11, U-13, U-15, dan U-17.

BACA JUGA:Jadwal MPL ID Hari Ini, 22 Agustus 2025: Onic vs Dewa dan Navi vs Evos

Ketua Umum Yayasan BPK Penabur, Adri Lazuardi berharap kompetisi ini menjadi pijakan bagi pecatur muda untuk meraih gelar grand master.

"Dalam konteks itu kita juga mendorong bagaimana catur menjadi olahraga di Indonesia maupun di Asia Timur. Kita berharap kompetisi BPK Penabur Asian Zone ini bisa menjadi sebuah agenda juga di Percasi. Pada satu hari nanti mereka kelak akan menjadi the next grand master di negara-negara masing-masing," ujar Adri.

Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), Utut Adianto menegaskan Indonesia patut bangga karena semakin banyak atlet catur berprestasi di level dunia.

"Kita Juli lalu mengirim dua pecatur di World Cup. Itu putri atas nama Syafira, dan satu lagi dari Kalimantan Timur. Kemudian bulan Oktober 2025, kita akan mengirim Satria Duta ke World Cup di Goa. Kalau dari trennya, kita positif. Dalam 2 tahun terakhir kita menghasilkan dua grand master dan sekitar enam international masters," kata Utut.

BACA JUGA:Polres Malang Kerahkan 582 Personel Amankan Laga Arema vs Bhayangkara

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan