44.75 Hektare Sawah di Seluma Rusak, Akibat Bencana Banjir
Rusak akibat banjir-Tri Suparman-Koranradarseluma.net
Koranradarseluma.net - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu beberapa hari lalu telah menyebabkan kerugian besar bagi para petani, khususnya petani padi dan jagung. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Seluma, sebanyak 44,75 hektare lahan pertanian dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam banjir.
Dari total lahan yang rusak, sekitar kurang lebih 34 hektare merupakan lahan sawah. Sedangkan 10,75 hektare merupakan lahan pertanian jagung. Kerusakan ini tersebar di beberapa wilayah yang berada dalam 7 desa di 6 kecamatan di Kabupaten Seluma.
Adapun desa dan kecamatan terdampak antara lain adalah Desa Air Latak di Kecamatan Seluma Barat, Desa Sengkuang di Kecamatan Seluma Selatan, Desa Sari Mulyo di Kecamatan Sukaraja, Talang Dantuk dan Talang Saling di Kecamatan Seluma Kota, Kelurahan Sembayat di Kecamatan Seluma Timur, serta Desa Pasar Talo di Kecamatan Ilir Talo.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial, SP, M.Si melalui Kabid Pertanian, Djoko Volleyantoro, ST saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa, dari total luas lahan yang terdampak. Sekitar 10 hektare di antaranya mengalami kerusakan parah. Sementara sisanya tergolong mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
"Tim dari Dinas Pertanian sudah turun ke lapangan untuk memverifikasi dan mengecek langsung kondisi lahan yang terdampak. Hasil pendataan menunjukkan bahwa 10 hektare mengalami kerusakan parah dan sisanya tergolong rusak ringan," sampai Joko.
Sebanyak delapan kelompok tani dilaporkan terdampak dalam peristiwa ini. Kelompok tani tersebut antara lain adalah Poktan Sumbangsih, Tunas Muda, Tebat Sepakat, Pulau Ruso, dan Muara Gaung. Mereka tersebar di beberapa desa terdampak dan saat ini tengah menginventarisasi kebutuhan untuk proses pemulihan lahan agar bisa kembali digunakan untuk produksi pertanian.
Distan Seluma mengimbau kepada seluruh petani serta kelompok tani yang terdampak untuk segera mengusulkan bantuan melalui penyuluh pertanian setempat. Usulan tersebut nantinya akan diteruskan ke Dinas Pertanian Seluma dan diteruskan kembali ke Kementerian Pertanian untuk ditindaklanjuti. Bantuan yang dapat diusulkan mencakup benih padi, benih jagung, maupun alat pembajak sawah yang dibutuhkan untuk mengolah kembali lahan yang rusak.
