James Gunn Nilai Sentimen Anti-Amerika Berdampak pada Pendapatan Film Superman di Luar Negeri
James Gunn--
radarseluma.bacakoran.co – Sutradara dan produser kenamaan, James Gunn, mengungkapkan bahwa film Superman garapannya menghadapi tantangan berat di pasar internasional. Salah satu faktor yang menurutnya mempengaruhi performa box office adalah sentimen anti-Amerika yang meningkat di sejumlah negara.
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Gunn menyebut bahwa meskipun film Superman cukup diterima dengan baik di dalam negeri, penerimaan global tidak sekuat yang diharapkan. Ia menilai bahwa tema patriotik yang melekat erat pada karakter Superman—yang dikenal sebagai simbol "American way"—membuat sebagian penonton luar negeri merasa kurang terhubung.
“Ada banyak faktor yang memengaruhi performa box office, tapi saya rasa meningkatnya sentimen anti-Amerika di beberapa negara ikut memengaruhi persepsi terhadap film ini,” ujar Gunn.
BACA JUGA:Nikita Mirzani Santai Tanggapi Eksepsinya yang Ditolak Hakim: “Memang Biasanya Ditolak”
Film Superman versi terbaru ini merupakan bagian dari langkah besar DC Studios dalam membangun kembali semesta sinematiknya. Gunn yang kini juga menjabat sebagai co-chair DC Studios bersama Peter Safran, berharap ke depan bisa menghadirkan karakter-karakter yang lebih inklusif secara budaya dan dapat menjangkau pasar global dengan lebih luas.
Meskipun begitu, Gunn tetap optimistis dengan masa depan DC Universe. Ia percaya bahwa dengan pendekatan baru yang lebih segar dan beragam, DC bisa bangkit dan kembali bersaing secara global.
BACA JUGA:Andre Taulany Curhat Jarang Dihubungi Anak: “Kayaknya Enggak Inget Gue”
