Radar Seluma.Bacakoran.co

Pengaruh Perubahan Sistem, Tiga SD Minim Murid Baru

Minim murid baru-Andry dinata-Koranradarseluma.net

Koranradarseluma.net - Masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang sekolah dasar di Kabupaten Seluma telah usai. Namun, sejumlah sekolah di Kabupaten masih minim mendapatkan murid baru pada tahun ajaran ini.

Dari data sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma, ada tercatat 2.973 siswa kelas 1 SD yang telah masuk di 180 SD Negeri dan 6 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS)/ IT.

Namun dari 186 SD sederajat tersebut, ada 3 SD Negeri yang minim siswa kelas 1 yang baru mendaftar.

Ketiga sekolah ini, yakni SDN 116 Seluma yang terletak di Desa Simpang Kecamatan Seluma Utara, SDN 75 Desa Talang Beringin Kecamatan Seluma Utara, dan SDN 49 Desa Mekar Sari Mukti Kecamatan Semidang Alas.

Hal ini seperti yang diungkapkan Kepala SDN 116 Seluma, Rosmawati L. Tobing yang mengaku murid barunya saat ini hanya 1 orang yang mendaftar. "Iya pak, sekolah kami hanya ada 1 anak murid baru," singkatnya.

Tidak dipungkiri persaingan ketat dengan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) yang ada di Desa Simpang, membuat SD Negeri 116 Seluma ini tertinggal jauh. Para orang tua memilih MIS karena kental pendidikan agama, serta telah difasilitasi oleh pihak sekolah, mulai dari seragam, tas, sepatu dan perlengkapan sekolah lainnya.

"Anak kami masukan ke MIS karena sudah disediakan semua perlengkapan sekolahnya, lagi pula pendidikan sekolah di MIS lebih kental pendidikan agama," ujar Herman.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Seluma Munarwan menyampaikan adanya peralihan dari sistem zonasi yang diatur melalui PPDB ke domisili SPMB sedikit banyaknya berpengaruh dengan penerimaan murid baru. "Sedikit banyaknya pasti berpengaruh karena sekarang itu sistem penerimaan sesuai dengan domisili. Kalau dulu masih zonasi," tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan