Kabar Terkini Evan Dimas: Babak Baru Sebagai Pelatih di Lapangan Desa
Kabar Terkini Evan Dimas--
Radarseluma.bacakoran.co – Nama Evan Dimas Darmono, yang dulu bersinar sebagai gelandang andalan Timnas Indonesia, kini kembali mencuri perhatian publik. Namun kali ini bukan sebagai pemain profesional, melainkan dalam peran barunya sebagai pelatih sepak bola di kampung halamannya.
Setelah tak lagi aktif di level kompetisi profesional, Evan Dimas kini memilih fokus membagikan ilmu sepak bola kepada anak-anak dan remaja di Surabaya, tepatnya di lapangan desa yang menjadi bagian dari masa kecilnya.
Evan terlihat aktif membimbing anak-anak muda dalam sesi latihan yang sederhana namun penuh semangat. Ia bahkan mengaku menikmati proses ini sebagai bentuk kontribusi nyata untuk pembinaan talenta muda di akar rumput.
“Sekarang saya ingin membantu anak-anak di sekitar saya untuk bisa meraih mimpi lewat sepak bola,” ujar Evan dalam sebuah wawancara singkat. Baginya, mengajar dan membimbing para calon pemain muda bukan hanya soal teknik, tapi juga soal membangun mental dan karakter.
BACA JUGA:Timnas Uzbekistan Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain dan Staf Dapat Hadiah 40 Mobil Listrik
Meski belum secara resmi mengumumkan pensiun sebagai pemain, Evan terlihat sudah mulai menapaki jalan karier kepelatihan. Ia juga disebut-sebut sedang mempertimbangkan mengambil lisensi resmi agar bisa melatih secara profesional ke depannya.
Langkah Evan mendapat respons positif dari para orang tua dan warga sekitar. Banyak yang mengapresiasi kehadiran sosok berpengalaman seperti dirinya yang mau kembali ke kampung halaman dan membina generasi muda dari nol.
Nama besar Evan Dimas yang pernah membawa Timnas U-19 juara Piala AFF U-19 pada 2013 silam, menjadi inspirasi bagi banyak anak di kampungnya. Kini, kehadirannya bukan sekadar legenda lokal, tapi juga pelatih yang siap membuka jalan bagi bibit baru sepak bola Indonesia.
Evan Dimas memulai babak baru dalam kehidupannya sebagai pelatih muda di lapangan desa. Dengan semangat membangun dari bawah, ia menunjukkan bahwa kontribusi untuk sepak bola Indonesia tak selalu harus lewat gemerlap stadion, tapi juga dari peluh di tanah kelahiran.
BACA JUGA:Kluivert Soroti Pelajaran Penting dari Kekalahan Telak Indonesia atas Jepang
