Ribuan Penerbit Tutup, Industri Buku Berakhir?
Buku, mulai ditinggalkan--Koranradarseluma.net
Koranradarseluma.net - Era digital saat ini tentu memberikan berbagai aspek kemudahan hampir disemua bidang. Pengetahuanpun bisa berada dalam genggaman hanya bermodalkan perangkat pintar. Ini tentu, akan menggeser pola sebelumnya. Yang dahulunya berbasis kertas dan pensil kini berbasis komputer dan AI.
Kondisi ini semakin mengguncang industri penerbit di Indonesia. Ya, Kondisi penerbitan buku di Indonesia saat ini berada di titik nadir. Dari 2.721 anggota Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), kini hanya 982 yang aktif.
Artinya, lebih dari 1.700 penerbit telah tutup. Ini bukan sekadar statistik, tapi pertanda akan hancurnya sebuah ekosistem yang menopang pendidikan, literasi, dan pembangunan karakter bangsa.
Industri perbukuan bukan hanya tentang mencetak dan menjual buku. Ia adalah simpul dari banyak komponen, dari penulis, editor, desainer, penerbit, distributor, toko buku, dan pembaca. Jika satu saja komponen itu melemah, maka seluruh rantai nilainya akan goyah.
