Potensi Besar Bisnis Kuliner Bengkulu, Perpaduan Cita Rasa Tradisional dan Peluang Modern
Kuliner khas Bengkulu --
Koranradarseluma.net - Provinsi Bengkulu menyimpan potensi besar di sektor ekonomi kreatif, khususnya dalam bidang kuliner. Dengan kekayaan kuliner tradisional yang khas dan beragam, serta meningkatnya tren konsumsi makanan di kalangan masyarakat dan wisatawan, bisnis kuliner di Bengkulu menjadi salah satu sektor yang menjanjikan untuk dikembangkan.
Kuliner tradisional Bengkulu dikenal dengan penggunaan bumbu rempah yang kuat dan cara pengolahan yang khas. Salah satu ikon kuliner daerah ini adalah pendap, makanan berbahan dasar ikan yang dibumbui rempah khas, dibungkus daun talas dan dikukus hingga matang. Aromanya yang khas dan rasanya yang gurih menjadi favorit banyak penikmat kuliner.
Selain pendap, Bengkulu juga memiliki sajian khas lain seperti lemea (olahan rebung fermentasi), bagar hiu (masakan ikan hiu berbumbu pekat), dan gulai kemba’ang (gulai daging dengan bunga kecombrang). Di sektor camilan dan oleh-oleh, kue tat, perut punai dan lempuk durian menjadi produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi.
Peluang pasar untuk bisnis kuliner di Bengkulu terus berkembang, didorong oleh dua segmen utama yakni wisatawan dan masyarakat lokal. Peningkatan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara membuka jalan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan kuliner lokal secara lebih luas. Sementara itu, masyarakat lokal, terutama generasi muda, semakin terbuka terhadap berbagai variasi kuliner, termasuk yang dikemas secara modern.
Tren gaya hidup praktis dan digital juga turut mendorong perkembangan layanan pesan antar makanan, penggunaan aplikasi kuliner, serta pemasaran melalui media sosial. Ini memberikan ruang baru bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
Banyak pelaku UMKM di Bengkulu yang mulai berinovasi dalam penyajian makanan. Konsep kafe modern, food truck, hingga booth kuliner di pusat keramaian mulai bermunculan. Tidak sedikit pula yang mengadopsi model bisnis digital seperti pre-order online, kemasan ready-to-eat, hingga pengiriman antar kota.
Menggabungkan rasa tradisional dengan sentuhan modern menjadi kunci untuk menarik minat generasi muda tanpa meninggalkan kekhasan kuliner lokal. Inovasi juga terlihat dalam kemasan produk yang semakin menarik dan sesuai standar pemasaran nasional.
