Pembangunan Gedung Kejari Seluma Dimulai, Pematangan Lahan Capai 90 Persen
Titik nol-Tri Suparman-Koranradarseluma.net
Koranradarseluma.net - Dalam proses pembangunan gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma pada saat ini resmi dimulai. Hal tersebut setelah dilakukannya penandaan titik nol pembangunan yang langsung dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Seluma, Dr Eka Nugraha, SH MH. Pada Kamis, 8 Mei 2025 siang di kawasan strategis Simpang Enam Tugu Bujang Gadis Seluma Kelurahan Talang Saling, Kecamatan Seluma Kota.
Kegiatan titik nol tersebut menjadi simbol resmi dimulainya pelaksanaan pembangunan fisik gedung Kejari Seluma yang baru. Acara ini turut dihadiri oleh tim pengawas proyek dan konsultan pelaksana. Serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma.
Dalam keterangannya, Kajari Seluma, Dr Eka Nugraha, SH MH menyampaikan bahwa, pelaksanaan pembangunan ini akan berlangsung selama kurang lebih 120 hari kalender, atau sekitar empat bulan ke depan.
"Dengan dilakukannya titik nol ini, artinya pekerjaan fisik pembangunan gedung baru Kejari Seluma sudah dimulai secara resmi. Estimasi waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 120 hari kalender," sampainya. Dirinya juga menjelaskan bahwa, saat ini proses pematangan lahan masih terus dikebut. Pematangan lahan dilakukan dengan metode penimbunan tanah, mengingat kondisi awal lahan yang belum merata. Selain itu, karena lokasi pembangunan berada di wilayah rawan gempa. Maka struktur bangunan akan dirancang dengan memperhatikan aspek keamanan maksimal.
"Tanah di lokasi merupakan tanah timbunan dan kita tahu wilayah ini masuk zona rawan gempa. Karena itu, rencananya pondasi bangunan akan menggunakan teknologi pasak bumi untuk menjamin kekuatan dan kestabilan struktur," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Seluma, Muhammad Saipullah, SE ST menjelaskan bahwa, progres pematangan lahan hingga saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Dirinya optimis tahap ini akan segera rampung, sehingga pembangunan fisik dapat langsung berlanjut sesuai jadwal. "Untuk saat ini, progres pematangan lahan sudah 90 persen. Kami terus mengawasi pelaksanaannya agar berjalan lancar dan sesuai standar teknis," ujarnya.
Pembangunan gedung baru Kejari Seluma ini bersumber dari dana pemerintah pusat sebesar Rp 15 miliar. Selain itu, terdapat pula dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seluma dalam bentuk dana hibah. Hibah tersebut awalnya direncanakan sebesar Rp 10 miliar, namun kemudian dikurangi menjadi Rp 4 miliar setelah dilakukan efisiensi anggaran.
Gedung Kejari Seluma yang baru akan dibangun di atas lahan hibah seluas 1,1 hektare yang terletak di Simpang Enam Tugu Bujang Gadis. Lokasi ini dinilai strategis karena berada di pusat aktivitas masyarakat dan mudah diakses dari berbagai arah.
Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan Kejari Seluma ke depan memiliki fasilitas kerja yang lebih representatif dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat Kabupaten Seluma.
