Radar Seluma.Bacakoran.co

Dampak Pendangkalan Alur Pulau Bai, Truk Tangki CPO Terperosok di Seluma

Terperosok-Tri Suparman-Koranradarseluma.net

Koranradarseluma.net – Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tunggal kembali terjadi di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma. Tepatnya terjadi di tanjakan tebing jalan dua jalur depan Hotel Arnanda, Kelurahan Pasar Tais, Kecamatan Seluma Kota. Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan di lokasi tersebut.

Kali ini, kecelakaan menimpa sebuah truk tangki bermuatan Crude Palm Oil (CPO) dengan Nomor Polisi (Nopol) BE 9793 CU. Truk tersebut mengalami insiden kecelakaan pada Kamis, 1 April 2025 dinihari, sekitar pukul 00.30 WIB. Kendaraan berat itu terperosok ke median jalan setelah mengalami kendala teknis saat melintasi tanjakan curam yang dikenal rawan kecelakaan.

Kronologis kejadian bermula pada saat Truk yang diketahui dikemudikan oleh Dani (35), warga Bandar Lampung, saat itu membawa muatan CPO seberat 20 ton dari PT Bio Nusantara yang berlokasi di Kabupaten Bengkulu Tengah. Seharusnya pengiriman dilakukan melalui jalur laut dari Pelabuhan Pulau Bai. Namun, akibat pendangkalan alur pelayaran di pelabuhan tersebut, seluruh pengangkutan CPO sementara waktu dialihkan melalui jalur darat.

"Kami dari PT Bio Mas di Bengkulu Tengah, tujuan kami ke Lampung membawa CPO sekitar 20 ton. Karena kondisi saat ini pelabuhan mengalami pendangkalan, jadi kami terpaksa lewat jalur darat," sampai Dani.

Saat itu truknya sudah berhasil mencapai puncak tanjakan. Namun tiba-tiba mengalami masalah pada gigi persneling. Hal tersebut membuat dirinya tidak dapat menurunkan gigi dengan sempurna, sehingga truk kehilangan tenaga dan perlahan mundur ke belakang. Karena beban muatan yang berat serta kemiringan jalan yang curam, truk akhirnya terperosok ke median jalan dan menghancurkan tanaman hias yang berada di lokasi tersebut.

"Truk sudah sampai atas, tapi gigi persneling bermasalah. Karena tidak bisa turun gigi, akhirnya truk mundur sendiri dan masuk ke median jalan," terangnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kejadian ini sempat mengganggu lalu lintas di sekitar lokasi karena posisi truk yang melintang dan sebagian masuk ke median jalan. Upaya evakuasi sempat dilakukan oleh rekan sopir dengan menggunakan truk tangki lainnya, namun gagal karena ban belakang truk terlalu dalam terperosok ke dalam tanah lunak median.

Truk masih dalam posisi terjebak dan menunggu alat berat untuk proses evakuasi lanjutan. Sementara itu, warga sekitar berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk menata ulang jalur tersebut serta memperbaiki kondisi jalan, mengingat tingginya risiko kecelakaan yang terus terjadi di titik tersebut.

Selain itu, warga dan sopir berharap agar pendangkalan di Pelabuhan Pulau Bai segera ditangani. Karena pengalihan jalur distribusi CPO melalui darat meningkatkan risiko kecelakaan dan menambah beban lalu lintas di jalur darat yang tidak sepenuhnya ideal untuk kendaraan berat bermuatan tinggi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan