Hantam Pembatas Jembatan, L300 Nyaris Terjun ke Jurang
Nyaris terjun ke jurang-Tri Suparman-Koranradarseluma.net
Koranradarseluma.net – Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tunggal terjadi di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Tepatnya tejadi di ruas jalan lintas Desa Tumbuan, Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma.
Sebuah mobil pick-up Mitsubishi L300 dengan Nomor Polisi (Nopol) BE 8533 IM mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Desa Tumbuan. Pada Minggu, 27 April 2025 sore. Insiden tersebut nyaris berujung fatal, lantaran kendaraan hampir terjun ke jurang sungai yang mengalir di bawah jembatan.
Dari keterangan Kepala Dusun (Kadus) III Desa Tumbuan, Eko mengatakan, jika kecelakaan bermula saat mobil tanpa muatan itu melaju dari arah Kota Manna menuju ke arah Kota Bengkulu. Diduga lantaran sang sopir dalam kondisi mengantuk, sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan. Kondisi jalan yang licin akibat hujan semakin memperparah situasi, membuat mobil oleng dan akhirnya menabrak dinding pembatas jembatan.
"Diduga sopir mengantuk, ditambah kondisi jalan yang licin setelah hujan. Sehingga kendaraan oleng dan menabrak dinding jembatan," sampai Eko.
Beruntung, mobil tersebut tidak sampai terjun ke sungai. Benturan keras yang terjadi berhasil tertahan oleh pipa paralon dan besi pengaman yang terpasang di sisi jembatan. Jika tidak, besar kemungkinan mobil beserta pengemudinya akan terjun bebas ke dasar sungai yang cukup dalam.
BACA JUGA:Kepsek dan Bendahara, Sibuk Persiapkan Berkas, Tutupi Jejak Honorer Siluman?
BACA JUGA:Pamit Cari Rumput, Warga Tawang Rejo Seluma Ditemukan Meninggal
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Bagian depan mobil tampak ringsek akibat kerasnya benturan dengan pembatas jembatan. Sementara itu, identitas pengemudi hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Usai kejadian, sopir langsung dievakuasi dari lokasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Pengemudi langsung dibawa untuk mendapatkan penanganan. Sampai sekarang identitasnya belum kami ketahui," terangnya.
Kecelakaan ini sempat mengakibatkan kemacetan cukup panjang di ruas jalan nasional yang menghubungkan Bengkulu dan Manna. Sebagian badan jalan tertutup oleh posisi mobil yang terjepit di sisi jembatan, menyulitkan kendaraan lain untuk melintas.
Pihak aparat bersama warga setempat segera melakukan upaya pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Sementara itu, proses evakuasi mobil berlangsung cukup sulit karena posisi kendaraan yang menggantung di bibir jembatan, memerlukan bantuan alat berat untuk mengangkat dan mengamankannya.
"Arus lalu lintas sekarang sudah mulai kembali lancar setelah kami lakukan pengaturan sementara," pungkasnya.
Belum ada laporan resmi terkait kondisi kesehatan sopir maupun tindak lanjut lainnya dari pihak berwenang. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati, terutama saat melintasi jalur ini yang rawan licin pasca hujan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara untuk selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap prima saat berkendara. Serta lebih waspada terhadap kondisi jalan, terutama pada musim penghujan
