Radar Seluma.Bacakoran.co

Danau Tempe Di Sulawesi Selatan

Danau Tempe, Sulawesi Selatan--

koranradarseluma.net - Danau yang terkenal di tanah air begitu banyak. Diantaranya adalah Danau Toba, Danau Matano, Danau Ranu Kumbolo, dan lain sebagainya. Berwisata ke danau bisa menjadi pilihan yang tepat karena bisa menghilangkan penat. Terlebih bagi kamu yang memang suka berwisate ke tempat bernuansa alam.

Dilihat dari namanya, danau ini memang terdengar unik ya? Tidak hanya namanya yang unik, namun panorama alam di sekitarnya juga begitu memanjakan mata. Bagi yang berencana berkunjung ke Sulawesi Tengah, jangan lupa untuk mampir ke tempat ini.

Danau yang menawarkan pemandangan eksotis ini berloasi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Kota Sengkang, yaitu hanya sekitar 7 kilometer.

Harga Tiket Masuk ke Danau Tempe

Tidak perlu khawatir, untuk memasuki danau ini pengunjung tidak perlu membeli tiket. Artinya, area Danau Tempe bisa dimasuki secara gratis. Adapun biaya yang harus dikeluarkan adalah untuk menyewa perahu motor saja.Kendaraan tersebut digunakan untuk berkeliling danau dengan sensasi yang lebih berbeda. Harga sewa perahu motor ini antara Rp100.000 hingga Rp150.000 per bulan.

Jam Operasional Danau Tempe

Sebagai salah satu objek wisata yang mulai banyak diminati, jam operasional danau ini termasuk fleksibel. Artinya, pengunjung bisa mendatanginya kapan saja. Danau ini buka selama 24 jam  nonstop sehingga pengunjung tidak perlu takut keburu tutup. Fasilitas yang disediakan pengelola sudah cukup memadai. Mulai dari fasilitas standar seperti toilet, tempat ibadah, dan tempat makan. Selain itu, terdapat lokasi penyewaan perahu motor untuk menjelajahi danau. Adapula rumah sederhana yang bisa ditempati bagi pengunjung yang ingin berlama-lama.

BACA JUGA:Pesona Alam Danau Toba Sumatra Utara

BACA JUGA:Pizza Roti Tawar Teflon Solusi Praktis untuk Pecinta Pizza di Rumah

Sejarah Danau Tempe

Tidak sedikit yang bertanya-tanya mengapa danau ini dinamai Danau Tempe. Pada dasarnya, danau ini terbentuk beriringan dengan daratan Pulau Sulawesi yang berada tepat di atas benua Asia dan Australia. Area danau ini dikenal sangat luas, yaitu sekitar 350 km persegi. Luas wilayah danau ini terbentang di tiga kabupaten, yaitu  Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, dan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Tak heran jika danau ini dinobatkan sebagai danau terluas nomor dua di Pulau Sulawesi. Pada awalnya, danau eksotis ini dinamai dengan Danau Cempe. Penamaan tersebut berarti kacang polong berdasarkan bahasa setempat. Warga sekitar menamainya karena di wilayah tersebut karena akan dijadikan tempat menanam cempe. Terutama ketika kondisi air danau sedang surut. Belum diketahui secara pasti alasan mengapa danau ini akhirnya berubah namanya menjadi Danau Tempe. Sebuah sumber menyebutkan hal itu karena di wilayah tersebut terdapat berbagai jenis tempe.

1. Keasrian Danau

Perlu diketahui bahwa suasana danau ini masih begitu asri. Danau Tempe dikelilingi barisan pegunungan yang membentang cukup luas. Begitu pula dengan kondisi danaunya yang masih snagat asri. Menariknya, kamu juga bisa menemui beberapa unggas yang singgah sebentar di danau ini. Hal ini menjadi daya pikat tersendiri karena Danau Tempe memang berada di rute migrasi dari unggas tersebut.Hanya saja, peristiwa tersebut memang hanya ditemui di momen tertentu saja. Agar lebih maksimal menikmati keindahan danau, pengunjung disarankan menyewa sebuah perahu. Dengan demikian, pengunjung bisa melihat Danau Tempe yang begitu luas dengan perahu tersebut. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa melihat beberapa nelayan setempat sedang memancing ikan air tawar di danau.

2. Rumah Apung di Danau,hal menarik lainnya dari danau ini adalah pengunjung bisa melihat beberapa rumah apung dari kejauhan. Rumah-rumah tersebut dimiliki oleh nelayan setempat. Kehadiran rumah apung tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Mengingat material rumah yang didominasi bambu dan dibangun tanpa sekat. Di dalam rumah tersebut hanya ada satu ruangan sehingga membuatnya unik. Di rumah apung tersebut, pengunjung bisa menjumpai berbagai jenis tanaman air. Terlebih ketika di sore hari saat matahari terbenam, pemandangannya begitu menakjubkan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan