Gas 3Kg Langka, Diperindagkop Koordinasi ke Pertamina
Koordinasi ke Pertamina Bengkulu-Andry dinata-Koranradarseluma.net
Koranradarseluma.net - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Diseperindagkop) Seluma terus mengupayakan agar pasokan gas LPG 3 Kg di Kabupaten Seluma kembali normal. Kemarin (20/3) Disperindagkop Seluma sudah berkoordinasi dengan Pertamina perwakilan Bengkulu.
Kepala Disperindagkop Seluma H Wanharudin saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa yang menjadi kendala atau penyabab kesulitan mendapatkan gas LGP lantaran pengecer warung manisan dapat membeli langsung dengan distributor.
"Kita sudah sampaikan ke Pertamina terkait dengan kelangkaan gas 3 Kg di Seluma," kata Kepala Disperindagkop Seluma H Wanharudin, kemarin.
"Informasi yang kami terima kelangkaan gas ini terjadi akibat ada kebijakan soal warung yang bisa membeli langsung ke distributor. Kemudian juga beda dengan dulu. Kalau dulu ketika distributor kita kekurangan maka akan ditambah. Kalau saat ini tidak bisa. Ketika satu hari distributor enam loading maka tetap akan enam loading," jelasnya.
Seperti yang dikabarkan gas 3 Kg saat ini menjadi mahal di Kabupaten Seluma. Bahkan sudah ada yang menjual dengan harga Rp30 ribu per tabung. Padahal gas 3 Kg ini disubsidi oleh pemerintah untuk masyarakat miskin.
Seperti yang diketahui SK Gubernur tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG 3 Kg. Pada SK nomor : K. 212.BI Tahun 2023, Seluma dibagi dalam dua wilayah atau zona.
Untuk zona pertama dari Babatan sampai Kota Tais dengan HET gas LPG 3 Kg Rp 19 ribu. Kemudian zona kedua wilayah Kota Tais sampai Semidang Alas Maras (SAM). Dengan HET Rp20 ribu. Jadi seluruh pangkalan gas LPG dilarang menjual melebihi HET yang ditetapkan Gubernur.
Dan gas LPG Sesuai ketentuan, hanya diperuntukan bagi warga yang masuk kategori kurang mampu dan layak menerima subsidi. Distribusi itu sudah menerima margin Rp3.000 pertabung apabila mereka menjual sesuai dengan. Dan sanksinya berat berupa pencabutan izin apabila mereka menjual di atas HET sesuai dengan SK Gubernur
