Radar Seluma.Bacakoran.co

Lemang Tapai Kuliner Kas Bengkulu Selatan

--

 

BacakoranRadarSeluma.net -

 Lemang Tapai kini semakin dikenal dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner khas Bengkulu Selatan (BS). Meskipun berbagai kuliner baru terus bermunculan,

 Lemang Tapai makanan tradisional yang mencerminkan identitas budaya masyarakat Bengkulu Selatan. Dengan cita rasa yang khas, hasil dari bahan alami dan proses pembuatan yang penuh dedikasi, Lemang Tapai menjadi daya tarik utama bagi para pencinta wisata.

Makanan yang satu ini selalu diminati, tidak hanya oleh generasi tua, tetapi juga oleh masyarakat dari berbagai kalangan dan usia. Bahkan, di Bengkulu Selatan terdapat pasar khusus untuk Lemang Tapai yang digelar setiap Rabu malam atau malam Kamis di Pekan Masat, kecamatan Pino. 

Setiap malam Kamis Pekan Lemang Tapai selalu dipadati oleh pengunjung, baik dari BS maupun luar daerah, yang sengaja datang untuk menikmati kelezatan hidangan khas ini.

Untuk diketahui bahwa bahan utama pembuatan Lemang Tapai adalah beras ketan, santan kelapa, dan bambu yang digunakan sebagai media memasak. Lemang dimasak dengan cara tradisional, dibakar di atas bara api hingga matang sempurna. Sedangkan untuk tapai, beras ketan dicampur dengan ragi, lalu difermentasi selama dua hari untuk mencapai rasa manis yang khas.

Proses pembuatan Lemang Tapai memerlukan perhatian ekstra untuk menjaga tradisi dan cita rasa Lemang Tapai. 

Bagi masyarakat Bengkulu Selatan, Lemang Tapai bukan hanya sekadar makanan, tetapi dijadikan simbol warisan budaya yang harus diteruskan dari generasi ke generasi.

Mengenai harga, Lemang Tapai ini cukup terjangkau, yakni mulai Rp 8.000 per batang atau Rp 15.000 untuk dua batang, sedangkan tapai dijual seharga Rp 7.000 per porsi. Menikmati Lemang bersama tapai menjadikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan, yang pastinya akan membuat ketagihan bila sudah mencicipi.(***)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan