Pemdes Rawa Indah, Rencanakan Ketahanan Pangan 20 Persen DD Berupa Ternak
Kepala Desa Rawa Indah Arpan ,-radarseluma.bacakoran.co--
koranradarseluma.net - Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo mengalokasikan 20 persen dana desa untuk program peternakan sapi bagi masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga serta menjaga ketersediaan pangan, khususnya daging sapi, di desa tersebut.
Kepala Desa Rawa Indah Arpan dikonfirmasi kemarin (16/2) mengatakan bahwa kebijakan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mewajibkan desa mengalokasikan sebagian dana desa untuk program ketahanan pangan. Dengan adanya program peternakan sapi, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi dan tidak hanya bergantung pada sektor pertanian.
“Peternakan sapi ini bukan hanya untuk konsumsi sendiri, tetapi juga bisa menjadi peluang usaha bagi warga. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, masyarakat bisa mengembangkan usaha ternak mereka dan meningkatkan taraf hidup,” terangnya.
Program ini melibatkan pemberian bantuan bibit sapi kepada warga yang berminat, pelatihan manajemen peternakan, serta pendampingan dari tenaga ahli. Pemdes juga berupaya memastikan keberlanjutan program dengan mengembangkan sistem koperasi atau kelompok ternak agar masyarakat dapat bekerja sama dalam mengelola usaha peternakan secara lebih profesional.
BACA JUGA:Bhabinkamtibmas Lakukan Pembersihan Gedung Selter Tsunami, di Rawa Indah
BACA JUGA:Empat Hari Ops Keselamatan Nala, 197 Unit Kendaraan Terjaring Razia
"Masyarakat menyambut baik inisiatif ini, karena selain memberikan tambahan penghasilan, program ini juga berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan di desa. “Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini. Semoga bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” katanya.
Dengan adanya kebijakan ini, Desa Rawa Indah diharapkan dapat menjadi bagi desa lain dalam memanfaatkan dana desa secara produktif demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan yang lebih kuat. Program peternakan sapi yang diterapkan oleh pemerintah desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan.
Dengan adanya peternakan sapi, masyarakat memiliki akses lebih mudah terhadap sumber protein hewani, seperti daging dan susu, yang penting bagi kesehatan dan gizi keluarga. Peternakan sapi dapat menjadi sumber penghasilan bagi warga, baik melalui penjualan daging, susu, maupun hasil sampingan lainnya seperti pupuk organik dari kotoran sapi. Program ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, baik sebagai peternak langsung maupun dalam sektor pendukung seperti pakan ternak, pengolahan hasil ternak, dan distribusi harap(apr)
BACA JUGA:Sembari Tunggu Hasil Audit, Penyidik Pidsus Kejari Seluma Periksa Tenaga Ahli dari Kemendagri
BACA JUGA:Perpusda Seluma, Segera Buka Kursus Komputer Gratis
