Pemdes Tebat Sibun Manfaatkan Anggaran Ketahanan Pangan untuk Pengadaan Sapi
Pemdes Tebat Sibun,Seluma-RadarSeluma.bacakoran.co--
koranradarseluma.net - Pemerintah Desa (Pemdes) Tebat Sebun Kecamatan Talo Kecil terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya dengan memanfaatkan anggaran 20 persen. Langkah yang dilakukan adalah pengadaan sapi dan lahan sawah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan desa.
Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan, khususnya daging sapi, serta mendukung sektor pertanian desa agar lebih produktif. Dengan adanya pengadaan sapi, masyarakat diharapkan dapat mengelola dan mengembangbiakkan ternak secara mandiri, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.
Sementara itu, pengelolaan sawah yang lebih optimal akan membantu meningkatkan produksi padi dan ketahanan pangan desa. Disampiakan Kades Tebat Sibuk Weka Saputra dikonfirmasi kemarin (10/2) mengatakan rencana progaran ketahan pangan sapi dan sawah sedang pembangunan fisik untuk pembangunan jalan rabat beton anggaran bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2025.
Program ketahanan pangan seperti ini juga telah diadopsi oleh berbagai desa lain. Pemerintah Desa akan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setempat dalam memberikan bantuan sapi kepada masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan daging sapi Madura secara mandiri.
BACA JUGA:Tim KB dan Puskesmas Ilir Talo Gencar Lakukan Pendataan Stunting
BACA JUGA:Mobnas Baru, Waka I dan II DPRD Seluma Bakal Gunakan Mobil 1.500cc
Memanfaatkan Dana Desa untuk menyerahkan bantuan ketahanan pangan berupa sapi kepada kelompok penerima manfaat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat desa tersebut. Pemdes Tebat Sebun menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan anggaran ketahanan pangan untuk mendukung ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor peternakan dan pertanian.
Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola anggaran dengan tepat guna dan berkelanjutan. "Pemerintah Desa memanfaatkan anggaran ketahanan pangan untuk pengadaan sapi dan sawah bertujuan untuk menyediakan sumber protein hewani yang cukup bagi masyarakat.
Pengelolaan sawah yang lebih optimal akan meningkatkan produksi beras sebagai makanan pokok.Masyarakat dapat beternak sapi dan mengembangkan usaha peternakan secara mandiri untuk meningkatkan penghasilan. Hasil panen dari sawah yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat ekonomi bagi petani desa.
"Katanya. Dengan memiliki sumber pangan sendiri, desa tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar program ini juga dapat mengurangi risiko ketidakstabilan harga pangan di desa. Program ini membuka peluang usaha bagi masyarakat, baik sebagai peternak, petani, maupun tenaga kerja di sektor pertanian dan peternakan.(apr)
BACA JUGA:Rekrutmen CPNS Seluma, Hanya Terpenuhi 900 Formasi
BACA JUGA:Dinkes Seluma, Pastikan Puskesmas Sudah Siap Program CKG
